Makan Korean BBQ terlihat sederhana: daging dipanggang, dibungkus daun selada, lalu dimakan ramai-ramai. Namun di balik keseruannya, ada banyak kesalahan fatal yang sering dilakukan, terutama oleh orang yang belum terbiasa dengan konsep Korean BBQ.

BACA JUGA : Budaya Makan Daging Di Korea Ala Tradisional

Kesalahan-kesalahan ini bukan hanya memengaruhi rasa, tapi juga bisa merusak pengalaman Kesalahan Makan BBQ secara keseluruhan. Artikel ini akan membahas kesalahan paling umum saat makan Korean BBQ agar kamu bisa menikmatinya dengan cara yang lebih tepat.

Memasak Daging Terlalu Lama di Atas Grill

Kesalahan makan bbq paling sering terjadi adalah memanggang daging terlalu lama. Banyak orang berpikir semakin kering dagingnya, semakin matang dan aman dimakan. Padahal, dalam Korean BBQ, sebagian besar potongan daging justru ideal dinikmati saat masih juicy.

Daging seperti samgyeopsal atau chadolbagi memiliki lemak alami yang akan meleleh saat dipanggang. Jika dibiarkan terlalu lama, lemak habis, daging mengeras, dan rasa gurih alaminya hilang. Idealnya, daging dipanggang hingga berubah warna dan sedikit kecokelatan, lalu segera diangkat.

Mencampur Semua Daging Sekaligus di Grill

Meletakkan terlalu banyak daging sekaligus di atas grill adalah kesalahan fatal lainnya. Grill yang terlalu penuh membuat panas tidak merata, sehingga sebagian daging matang berlebihan sementara bagian lain masih mentah.

Selain itu, setiap jenis potongan daging punya waktu masak berbeda. Daging iris tipis seharusnya dipanggang singkat, sementara potongan tebal butuh waktu lebih lama. Mencampurnya tanpa urutan akan membuat hasil akhirnya tidak maksimal.

Mengabaikan Fungsi Banchan

Banchan sering dianggap hanya sebagai pelengkap, padahal fungsinya sangat penting. Lauk pendamping seperti kimchi, acar lobak, atau sayuran fermentasi berfungsi menyeimbangkan rasa lemak dari daging.

Kesalahan fatal adalah hanya fokus pada daging dan mengabaikan banchan sama sekali. Tanpa banchan, rasa Korean BBQ bisa terasa berat dan cepat membuat enek. Kombinasi daging panas dengan banchan dingin atau asam justru membuat pengalaman makan lebih seimbang.


Salah Menggunakan Saus dan Bumbu

Banyak orang mencelupkan daging ke semua saus sekaligus atau bahkan merendamnya terlalu lama. Ini membuat rasa asli daging tertutup dan terasa berlebihan.

Dalam budaya Korean BBQ, saus digunakan secukupnya, bukan untuk mendominasi. Beberapa potongan daging bahkan sebaiknya dimakan tanpa saus agar rasa alaminya tetap terasa. Menggunakan saus secara berlebihan adalah kesalahan yang sering membuat Korean BBQ terasa “asal”.

Tidak Menggunakan Daun Ssam dengan Benar

Daun selada atau perilla bukan sekadar hiasan. Kesalahan umum adalah memasukkan terlalu banyak daging dan isian ke dalam satu bungkus ssam. Akibatnya, rasanya tidak seimbang dan sulit dimakan.

Ssam seharusnya berisi satu potong daging, sedikit nasi (opsional), bawang putih, dan saus. Tujuannya agar semua rasa menyatu dalam satu gigitan. Jika terlalu penuh, rasa masing-masing bahan justru saling menutupi.

Terlalu Sering Membalik Daging

Membolak-balik daging terus-menerus justru membuat teksturnya rusak. Daging perlu waktu untuk membentuk lapisan kecokelatan agar rasa gurihnya keluar.

Kesalahan ini sering dilakukan karena takut daging gosong. Padahal, cukup balik daging satu atau dua kali saja. Dengan cara ini, bagian luar akan matang sempurna sementara bagian dalam tetap juicy.

Tidak Membersihkan Grill Saat Ganti Daging

Sisa lemak atau bumbu dari daging sebelumnya bisa memengaruhi rasa daging berikutnya. Kesalahan fatal adalah langsung memanggang potongan baru tanpa membersihkan grill.

Lemak yang terbakar bisa membuat rasa pahit dan aroma tidak sedap. Membersihkan grill secara berkala membantu menjaga rasa setiap potongan daging tetap optimal.

Korean BBQ bukan hanya soal makan daging sebanyak mungkin, tapi tentang cara menikmati setiap potongan dengan tepat. Kesalahan kecil seperti memanggang terlalu lama, salah pakai saus, atau mengabaikan banchan bisa mengubah pengalaman makan secara drastis. Dengan menghindari kesalahan fatal ini, Korean BBQ akan terasa lebih seimbang, lezat, dan memuaskan dari awal hingga akhir.